Pages

Rabu, 30 Juni 2010

Mahasiswa Berpenghasilan 3 juta per bulan


Pengirim
Nama              : Juharis Muba Andreas Ginting
NPM                : 0856031026
Fakultas           : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jurusan            : Ilmu Komunikasi

Profil pengusaha Sukses
Nama              : Antomi saregar 
TTL                  : Pekon Bandar Kejadian, 7 April 1987
Alamat            : Bandar Kejadian, kec. Wonosobo,kabupaten Tanggamus Lampung
Pekerjaan        : Mahsisiwa, Interprenuer/pengusaha
Pendidikan      : FKIP Pendidikan Fisika/PMIPA/FKIP/Unila

Mahasiswa Berpenghasilan 3 juta per bulan
Seorang mahasiswa yang sangat aktif dalam berbagai organisasi ini p[ertama merintis karir karena kebutuhan hidupnya sebagai mahasiswa tidak dapat terpenuhi lagi sedangkan mahasiswa ini tidak mau meminta belas kasihan dari orang lain seedangkan mahsiswa ini sudah jarang meminta uang kepada orang tuanya, karena keinginan dari mahasiswa ini ingin mandiri,
Berawal dari semester 3 dan 4 dimana Antomi saregar sudah kehabisan uang kiriman dari orang tuanya sedangkan dia sangat enggan nuntuk meminta uang lagi kepada orang tua karena dia tidak sendiri dalam keluarganya tapi masih ada adiknya yang harus sekolah, Antomi saregar mulai mendekati senior-seniornya di kampus untuk menanyakan apakah ada lowongan untuk menjadi guru les walaupun dia tidak mengajar les sebelumnya, sewaktu dia bertanya keapada seniornya seniornya menjawab tidak ada, Antomi mencoba mencari solusi lain bagaiman untuki memcukupi kebutuhan untuk kuliahnya, tetapi solusi tidak kunjung ada, saat berdiam dalam pemikirannya senior itu menghubungi Antomi lagi memberikan kesempatan keapada aAntomi untuki mengajar. Lalu Antomi mulai mengajar sampai dengan semester 8 dimana saat semester 4 Antomi menjadi seorang Ketua HIMA FISIKA dan pada semester 6 menjadi seorang Gubernur BEM FKIP Unila, hari demi hjari dilalui dengan penuh tantangan dimana dari pagi sampai dengan siang dia kuliah lalu selesai kuliah dia kembali8 ke organisasinya, setelah oraganissai sekitar jam jam 7 malam dia pergi mengajar les sampai dengan jam 11 malam dengan penghasilan 25 ribu sekali les tyergantung banyak tidak nya murid yang diajar, setelah pulang jam 11 malam dia harus mengangkut air di sekitar rumahnya untuk mencukupi keburtuhan air di rumah saudaranya tempat Ia tinggal samap[ai dcengan jam 1 pagi hari setiap harinya, kehidupan yang cukup kejam ini membuatnya menjadi sangat kuat untuk menjalani kehidupannya kedepan.
Saat menduduki  semester 8 Antomi Saregar terpilih menjadi seorang Presiden BEM Unila dimana kesibukannya mulai sangat padat, karena kesibukannya menjadi presiden BEM Unila, akhirnya Antomi memutuskan untuk berhenti mengajar les karena tidak bisa mencukupi waktu untuk mengajar les sedangkan dia harus melaksanakan amanah dari m,ahsiswa Unila sebagai presiden BEM, selama menjadi presiden bem dia mendapat orderan untuk menjual buku dari seorang pengarang yang menjadi pembicara di BEM Unila, saat itu dia keuntungan yang lumayan, karena melihat peluang yang didapatkan dari penjualan buku itu cukup besar, maka keuntungan yang didapat dari buku yang dijual itu dibelikan buku sebanyak-banyaknya yaitu dengan jumlah uang sebesar 2 juta rupiah, tapi setelah bebrapa minggu berlalu,  uang dari buku yang di jualnya tidak kunjung mendapatkan keuntungan dan belum juga laku, sedangkan dana yang disimpan ditrekening banknya sudah mulai berkurang dari hari ke hari kartena tidak ada pemasukan, dia pun mengalami masa krisis yang sangat pelik, hingga pada suatu hari seorang mahasiswa dari sebuah organissai kampus unila meminta bantuan Antomi untuk membantu pembuatan baju angkatan dari pem,esan itu, lalu Antomi mulai menghubungi Teman yang ada di kampuis IAIN untuk meminta link untuk memesan baju angktan dengan harga murah, dan Antomi pun mendapatkan link itu dan berhasil membuat baju angktan dari pemesan dengan keuntungan yang tidak sedikit. Angtomi mulai berpikir bahwa keuntungan yang diperoleh dari pembuatn baju yang dioterimanya cukup besar lalu dari coba bertanya kepada temanya dikampus IAIN Lampung untuk mmberikan link yang didpat temanya itu di Jakarta, lalu temannya yang di kampus IAIN itu poun memberikan link pembuatan baju yang berada di Jakarta itu kepada Antomi, semenjak mendapatkan link pembuatan baju di Jakarta itu Antomi pun mulai menwarkan kepada teman-teman organisasinya untuk memsan pembuatan baju kepada dirinya, lama-kelamaan pemesanan baju pun semakin meningkat karena melihat kualitas baju yang dihasilkan cukup bagus dengan harga yang begitu relatif terjangkau mahasiswa, walaupu sempat ada beberapa komplain dari pemesan kartena baju kadang terlambat jadi, tapi hari demi hari Antomi belajar propesional begitu juga link pembuatan banjunya yang ada di Jakarta sehingga Antomi pun menjadikan pembuat baju yang ada di Jakarta itu sebagai mitra kerjanya. Dengan kepropesionalannya dan keaktifannya dalam menawarkan pembuatan baju kepada rekan-rekan mahasiswa, Antomi sekarang memilki penghasilan rata-rata perbulan sebesar Rp 3000.000,00.
Karena melihat penghasilannya yang lumayan dan dia tidak mau ter;ena lagi seperti waktu penjualan buku yang hanya berpatok pada satu usaha maka antomi sudah mulai konveksi sendiri dengan nama Madani Konveksi dan juga sedang menggarap Travel Agency ONH plus bekerja sama denga PT Armina Reka Perdana. Kesuksesan seorang mahasiswa dapat diawali dari bangku perkuliahannya, di contohkan oleh mahsiswa FKIP fisika ini yaitu Antomi saregar.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar